10 Februari 2026
Laron

Sumber: https://pixabay.com/photos/termite-insect-nature-wings-ant-3418630/

Setiap musim hujan tiba, banyak orang di Indonesia mulai sering melihat laron beterbangan di sekitar rumah atau bangunan. Biasanya muncul sore hingga malam hari dan berkumpul di dekat lampu. Fenomena ini terjadi hampir setiap tahun dan sering dianggap sebagai hal biasa.

Padahal, kemunculan laron tidak sekadar serangga musiman. Laron bisa menjadi tanda awal adanya potensi masalah yang lebih besar, terutama yang berkaitan dengan kondisi bangunan. Karena itu, penting bagi kamu untuk memahami kenapa laron selalu muncul saat musim hujan dan apa dampaknya jika dibiarkan.

Apa Itu Laron dan Kenapa Selalu Datang Saat Musim Hujan?

Laron adalah rayap dewasa yang sudah memiliki sayap. Peran utama laron adalah berkembang biak dan membentuk koloni baru. Setelah menemukan tempat yang sesuai, laron akan melepaskan sayapnya dan mulai membangun sarang sebagai rayap.

Musim hujan menjadi waktu yang ideal bagi laron karena beberapa alasan:

  • Kelembapan udara meningkat: Kondisi lembap sangat mendukung siklus hidup rayap.
  • Tanah menjadi lebih lunak: Memudahkan rayap membuat terowongan dan sarang.
  • Suhu relatif stabil: Cocok untuk proses berkembang biak.

Itulah sebabnya, hampir setiap musim hujan, laron kembali muncul di lingkungan rumah, perkantoran, hingga area bisnis.

Kenapa Laron Tertarik Masuk ke Bangunan?

Laron tidak muncul tanpa alasan. Mereka mencari tempat yang aman untuk membentuk koloni baru. Bangunan sering menjadi target karena menyediakan kondisi yang mendukung.

Beberapa faktor yang membuat bangunan menarik bagi laron antara lain:

  • Banyak material kayu, seperti kusen, pintu, dan plafon
  • Area yang lembap dan jarang terkena cahaya
  • Adanya celah di dinding, lantai, atau pondasi
  • Kebocoran air yang tidak disadari

Di area urban dan suburban, bangunan lama maupun baru sama-sama berisiko jika kondisi tersebut ada.

Baca Juga :  Info Menarik Teknologi Audio dari Dolby Atmos

Tanda-Tanda Kehadiran Laron yang Perlu Kamu Perhatikan

Sebelum laron terlihat beterbangan, biasanya ada tanda-tanda awal yang sering luput dari perhatian. Beberapa di antaranya:

  • Sayap laron berserakan di lantai: Ini menandakan laron sudah masuk ke dalam bangunan dan mulai membentuk koloni.
  • Laron muncul di jam yang sama: Biasanya sore atau malam hari dan tertarik pada cahaya lampu.
  • Kayu terasa rapuh atau kopong: Jika diketuk, suaranya berbeda dari kayu normal.
  • Muncul jalur kecil berwarna tanah di dinding: Jalur ini sering digunakan rayap untuk berpindah tempat.

Jika tanda-tanda ini muncul, artinya laron tidak hanya datang dari luar, tetapi sudah mulai beraktivitas di dalam bangunan.

Dampak Laron Jika Dibiarkan Terus Muncul

Banyak orang memilih untuk membiarkan laron karena mengira akan hilang sendiri setelah musim hujan berlalu. Padahal, dampaknya bisa terasa dalam jangka panjang.

Beberapa risiko yang bisa terjadi antara lain:

  • Kerusakan struktur kayu: Rayap bisa menggerogoti kusen, pintu, dan rangka bangunan secara perlahan.
  • Biaya perbaikan yang besar: Kerusakan sering baru disadari saat kondisinya sudah cukup parah.
  • Menurunnya nilai properti: Bangunan dengan riwayat rayap biasanya memiliki nilai jual lebih rendah.

Untuk bisnis seperti restoran, hotel, kantor, dan gudang, kondisi ini juga bisa berdampak pada standar kebersihan dan kenyamanan operasional.

Cara Mengurangi Risiko Munculnya Laron

Ada beberapa langkah yang bisa kamu lakukan sebagai upaya pencegahan awal, antara lain:

  • Mengurangi kelembapan di dalam bangunan
  • Segera memperbaiki kebocoran air
  • Menutup celah pada dinding dan lantai
  • Menghindari penumpukan kayu di area lembap
  • Rutin memeriksa area yang jarang digunakan

Langkah-langkah ini penting, tetapi sering kali belum cukup jika koloni rayap sudah terbentuk di dalam bangunan.

Baca Juga :  Begini Panduan Memilih TV LED Dengan Mudah

Kenapa Penanganan Mandiri Sering Tidak Menyelesaikan Masalah?

Sebagian orang mencoba mengatasi laron dengan cara sederhana, seperti mematikan lampu atau membersihkan laron yang jatuh. Cara ini memang bisa mengurangi laron yang terlihat.

Namun, sumber masalahnya ada pada koloni rayap di dalam bangunan. Selama sarangnya masih ada, laron akan terus muncul setiap musim hujan. Sarang rayap juga sering berada di lokasi yang sulit dijangkau tanpa peralatan dan metode khusus.

Karena itu, penanganan menyeluruh menjadi kunci utama.

Solusi Lebih Tepat dengan Jasa Pest Control Pestigo

Menggunakan jasa pest control profesional adalah langkah yang lebih efektif untuk menangani masalah laron dan rayap. Pest control tidak hanya fokus pada laron yang terlihat, tetapi juga menargetkan sarang dan jalur rayap.

Salah satu penyedia jasa pengelolaan hama dan rayap yang terpercaya di Indonesia adalah Pestigo. Pestigo berpengalaman menangani berbagai jenis properti, mulai dari rumah tinggal hingga bangunan komersial.

Keunggulan menggunakan jasa pest control seperti Pestigo antara lain:

  • Inspeksi menyeluruh dan terarah: Membantu menemukan titik sarang rayap dengan lebih akurat.
  • Metode yang aman dan terukur: Aman untuk penghuni rumah, karyawan, dan aktivitas bisnis.
  • Pendekatan jangka panjang: Membantu menekan risiko laron muncul kembali di musim hujan berikutnya.
  • Fleksibel untuk berbagai kebutuhan: Cocok untuk rumah, restoran, hotel, kantor, hingga gudang.

Jika kamu ingin solusi yang lebih praktis dan menyeluruh, menggunakan jasa pest control profesional seperti Pestigo bisa menjadi pilihan yang tepat. Dengan penanganan yang tepat, lingkungan akan terasa lebih aman dan terjaga, tidak hanya saat musim hujan, tetapi juga dalam jangka panjang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *